DI BALIK DURI ADA HARAPAN EMASSyalom salam sejaterah bagi kita semua, Perkenalkan nama saya Yosua Hiluka asal dari suku dani Wamena Papua. Dengan kehendakNya yang maha kuasa saya di lahirkan di kota wamena salah satu kota yang terletak di jantung kota Papua. Tuhan mengirimkan saya di tangan orang tua yang sederhana pekerjaan orang tua adalah seorang petani nama Ayahku Linus Hiluka dan ibuku 0rpa bersama merekalah saya di besarkan di kampung Ibele Wamena.
Pada saat
Usia saya mencapai 6 tahun orangku memasukan saya di Sekolah Dasar ( SD YPPK
SANT0 TH0MAS ELAGAIMA WAMENA ) di SD inilah saya memulai belajar sebagai siswa
sekolah dasar bersama teman-teman seperjuang. Menjalani di bangku SD kelas 3
menghadapi kisah yang sangat menyakitkan diri saya. 03 Mei 2003 orang Tua Ayah
saya Linus Hiluka di tangkap oleh para anggota TNI dituduh membuat strategi
pembobolan gudang senjata di Kodim Jonif 754 Wamena, anggota TNI membawah orang
Tua ke Kodim dalam perjalanan ke kodim hingga sampai di tangan kapolres dengan
siksaan yang berat dan di proseskan ke lembaga pemasyarakatan kelas IIb Wamena.
Kemudian tuduhan melanggar dan merusak keamanan NKRI dengan demikian nyatakan
Makar kepada orang Tua di sidangkan di kantor pegadilan wamena di berikan vonis
Hukuman 20 tahun penjara, setelah orang Tua di putuskan hukuman bersama
teman-teman 9 lainnya dengan tuduhan actor pembobolan gudang senjata mereka di
bawah pindah-pindah penjara dari wamena ke Biak, dari biak ke Ambon, dari Ambon
ke Makasar, dari makasar ke Biak, dari Biak ke Nabire hingga sampai sekarang.
Pada mulai 03
Mei 2003 saya sebagai anak kehilanggan seorang orang Tua yang selalu membuat
saya tersenyum, bahagia, semangat, dan mendorong kepada kehidupan yang Hormonis
semuanya itu begitu berlalu yang datang kepadaku hanyalah kesunyian, kepahitan,
kepedihan, putus asa, dan rasanya kehilanggan semua tanpa orang Tua yang
menemani hidupku.
Dengan semua
yang terjadi kronologis itu harapan saya untuk melanjutkan pembelajaran tipis
karena semua dalam pembelajaran membutuhkan dana untuk membiayai semua
kebutuhan sekolah, meskipun orong Tua kondisi demikian semampuh saya terus maju
mengandalkan kepada yang Maha Kuasa hingga saya menempuh di bangku Sekolah
Menengga Pertama SMP Negeri 4 Wamena.
Setelah Tuhan
berikan saya kesempatan belajar di bangku SMP saya terus maju dengan banyak
kekurangan, ibu saya sebagai petani berusaha menjual daun Ubi, ubi, kol, jagung
dan sayur-sayuran lainnya untuk membiayai saya bersama 2 kaka dan 3 adik
lainnya yang berjumlah 6 orang bersaudara semuanya menempuh berbeda tingkat pembelajaran, saya hingga
sampai di kelas 2 SMP.
Di kelas 2
SMP inilah Tuhan membuka jalan yang saya
belum pernah merencanakan atau saya belum pernah berpikir. Pada saat orang Tua
menjalani hukuman yang di berikan oleh Negara RI dengan kasus Makar di lembaga
kelas IIb Nabire Dia membaca salah satu buku tentang Pdt, Daniel Alexander
mendidik anak-anak yang kurang mampu sekolah yang berada di seluruh wilayah
Indonesia dan Khususnya di 4 Kota Papua jaitu Kota Nabire,Timika, Mumiwaren
Manokwari, dan Sugapa. Dia adalah salah satu Pendeta Indonesia yang
mengkabarkan Injil di Seluruh Dunia. Ayah saya membaca dan mendengarkan cerita
tentang Pdt, Daniel Alexander Ia ingin sekali bertemu dengan Dia. selama 2
tahun setelah membaca buku dan mendengarkan kisah cerita Pdt, Daniel Alexander
Tuhan mendengar pergumulan orang Tua saya yang ingin bertemu langsung dengan
empat mata.
Pada tahun 2009
Pdt, Daniel Alexander di berikan waktu untuk mengkabarkan Injil di Lembaga
permasyarakatan Kelas IIb Nabire, Pdt, Daniel Alexsander pun masuk dan
mengkabarkan injil dilembaga pemasyarakatan Kelas IIb Nabire, dan setelah
mengabarkan Injil orang Tuaku langsung bertemu dengan Pdt, Daniel Alexander di
saat inilah orang Tuaku menceritakan kisahNya dan nasib kehidupan kami 6
bersaudara, mereka setelah berbincan-bincan Pdt, Daniel Alexander
mengatakan Dirinya akan membicarakan
tentang nasib kami untuk melanjutkan Studi dengan rekan-rekan pelayanan berada
di kota nabire yang telah membuat satu pelayanan desa terpadu PESAT Nabire.
Satu bulan
kemudian Pdt, Daniel Alexander mengumpulkan semua orang yang menjalankan
pelayanan desa terpadu PESAT dan besrta
orang Tua saya untuk membahas menerima kami di PESAT yang telah membuat sekolah ber Asrama,
semuaNya telah dikumpulkan dan membahas tentang menerima kami di PESAT
Nabire. Diskusi langsung berjalan sebagian dari orang Pesat menerimah
Kami dan sebagian belum bisa menerima kami karena semua anak-anak yang ingin di
sekolahkan ber Asrma sudah membuat aturan bahwa siapa saja yang di terimah di
PESAT harus dari Mulai Taman Kanak-kanak TK tidak di bolehkan dari pertengahan,
tetapi karena rencana Tuhan Mereka melihat dari latar belakang orang Tua saya
yang mendekam dalam penjara maka Mereka
menjetujui 3 orang anak menerima di Pelayanan Desa Terpadu PESAT Nabire. Inilah kami yang diterimah di PESAT
jaitu: 0tina Hiluka, Yosua Hiluka, dan Sanap Hiluka.
Kami setelah mendengar hal itu sangat
senang dan mengucap syukur kepada Tuhan, kami 3 hari esoknya langsung di masukan di Sekolah ber
Asrama. Di sinilah banyak teman-teman yang menghuni dari berbagai tempat
seperti: Sugapa, Biak, Enarotali, Jayapura, Ilaga, manokwari, Serui dan Wamena.
Belum pernah orang wamena yang menghuni di Sekolah ber Asrama PESAT Nabire
tersebut baru pertama kali kami 3
Bersodara bergabung dengan tema-teman dari berbagai kota lain. Di tempat inilah
saya merasakan kebahagian meskinpun orang Tua masih menjalani hukuman di
penjara karena di Pelayanan Desa Terpadu PESAT inilah saya bayak mendapat
Motivasi, di didik, pembelajaran, kemandirian, dan bisa melanjutkan Sekolah
Menenggah Pertama SMP sampai dengan
Sekolah Menenggah Atas SMA beserta di berikan tempat tinggal di Asrama
semuanya di biaya oleh PESAT atau Donatur-donatur PESAT.
Saya
merasakan sangat bangga sekolah di SMP dan SMA Kristen Anak Panah Nabire ( PESAT ) karena SMP dan SMA Kristen Anak
Panah Nabire merupakan salah satu Sekolah terungul dan saya banyak mendapatkan
hal-hal baru yang sebelumnya belum pernah saya mendapatkan.
0rang yang
menggambil bagian di Pelayan Desa Terpadu PESAT seperti Guru-Guru, penjaga
sekolah, Bapak Asrama, dan semua yang mengambil bagian-bagian tertentu Mereka
sangat luar biasa karena mereka maju tanpa uang, tetapi maju dengan Iman
menggandalkam semua kepada Tuhan maka
mereka di berkati dan kami sebagai siswa-siswi
juga di
berkati.
Dalam menjalani Aktivitas sebagai siswa-siswi semua Pelayan Desa Terpadu PESAT terus-menerus memberikan Kami Motivasi lebih khususnya dari Pdt, Daniel Alexander agar terus maju meraih kesukssesan di masa depan yang penuh harapan.
berkati.
Dalam menjalani Aktivitas sebagai siswa-siswi semua Pelayan Desa Terpadu PESAT terus-menerus memberikan Kami Motivasi lebih khususnya dari Pdt, Daniel Alexander agar terus maju meraih kesukssesan di masa depan yang penuh harapan.
Setelah
lima Tahun berlalu saya tamat dari SMA Kristen Anak Panah Nabire Papua dan
saatnya melanjutkan ke Perguruan Tinggi, tetapi
pada saat waktu itu saya kebigunan untuk melanjutkan perguruan tinggi
karena dengan keadaan biaya kulia yang mahal
saya merencanakan untuk berhenti sebentara, agar saya bisa mencari biaya
kulia saya, Faktanya tidak demikian rencana Tuhan. Tuhan terus membuka jalan buat saya maka
dengan kehendak dan rencana Tuhan saya mendapatkan beasiswa di Kampus
Universitas Kristen Indonesia UKI di Jakarta khusus untuk anak Papua melaluai
Ibu Anti Solaiman. Dan pada saat inilah
saya masih menjalani dalam perguruan tinggi
di Ibu Kota Negara ini.
Sosok Pdt, Daniel Alexander
Pdt, Daniel Alexander Dia adalah sosok Ayah yang merangkul
orang-orang yang tertinggal, tertindas, terbelakan, terhina, dan datang sebagai
Ayah yang menghapuskan air mata seorang anak yang sedang mencucurkan air mata
lalu Membawahnya semuanya itu ke tempat di mana itu adanya terdidik, terpelajar, termotivasi, teladan, dan mampu
menghadapi semua persoalan. Dia bagaikan
penghubung Jembatan antara dari penghambat ke tempat penuh harapan kesuseksan
. “seorang Revulusioner”
Motivasi pribadi saya dari Pdt,
Daniel Alexander
- Menghargailah
apa yang telah diberikan kepadamu dengan satu kalimat ini saya sangat terimakasih
pertama kepada Tuhan dan yang kedua kepada Pdt, Daniel Alexsander karena
dengan kalimat tersebut saya sadar bahwa dari sekian banyak orang
Indonesia lebih khususnya orang Papua yang belum mendapatkan pendidikan
Tuhan merencanakan untuk saya salah satunya mendapatkan pendidikan yang
efetif.
- Kemanapun saya akan pergi asalkan ada tujuan masa depan. dari kutip kalimat tersebut tidak untuk melihat ke masa lalu,tetapi untuk kemajuan ke arah masa depan yang mempunyai harapan yang besar. dengan demikan kalimat tersebut tersentuh di hati saya bahwa itu adalah kalimat untuk saya. Jadi kemapun saya akan pergi itu rencana terbaik yang di berikan Tuhan untuk masa depan saya, saya tidak takut gagal, tetapi dengan harapan besar maju bersama yang Maha Kuasa
- Bermimpi
setinggi langgit.
Memimpikan sesuatu untuk terwujub di landaskan dengan tindakan atau
perjuangan yang keras maka mimpi itu terjadi kenyataan. Saya sudah pernah
merasakan mimpi jadi kenyataan, inilah 2 contoh mimpi menjadi kenyataan :
saya bermimpi ikut olimpiade di luar kota terwujud > ikut leadership di
Jawa, bermimpi kulia di Ibo kata Negara terwujud juga > sekarang saya
kulia di Ibu kota Negara. Dan
seterusnya saya bemimpi akan pergi ke New Island, Australia, Jerman,
Franscis dan Israel. Saya jakin itu akan terwujud di suatu hari nanti
Ucapan Terimakasih
Saya dari salah satu anak didikan Pelayanan Desa
Terpadu PESAT Nabire Papua mengucapkan bayak terimah kasih kepada Para
Donatur-donatur, Sponsor, Guru-guru, Bapak dan Ibu Asrama, dan semua Pelayan Kami anak – anak PESAT. Dengan bayak
kesibukan datang dari berbagai kota, suku, ras, dan Agama merelahkan diri untuk
berkorban melayani kami yang tertinggal di bagian Indonesia timur khususnya Papua Kami tidak bisa memberikan seuatu yang
berharga, Tetapi Saya hanya bisa mengucapkan bayak terimakasih atas jasa-jasaNya
Tuhan Yesus memberkati di Dunia maupun di sorga nanti.
Motto
pribadi saya :
Di
mana Tuhan tunjukan disitulah tempatku
Nama : Yosua Lewa Hiluka
Tgl : Ibele Wamena 28 Maret 1996
Status :
Mahasiswa

terus semangat brow.
BalasHapusKk nanti folower blok Saya 😎✌️
BalasHapus