A.1. Dalam Bahasa Yunani.
Dalam bahasa
Yunani ada empat kata yang artinya sama-sama mengasihi, tetapi dalam lingkup
yang berbeda.
- Kata benda στοργη - STORGÊ dengan kata kerjanya STERGEIN berarti kasih mesra dari orang tua kepada anaknya dan begitu juga sebaliknya.
- Kata EROS dari kata Yunani, yang kita terjemahkan EROS, artinya kasih asmara antara pria dan wanita yang mengandung nafsu birahi.
- Kata benda φιλεω - PHILEÔ dengan kata kerjanya φιλειν - PHILEIN berarti kasih sayang yang sejati antar sahabat dekat. Biasanya kasih ini tidak mempunyai hubungan darah. Kasih ini lebih kepada persahabatan.
- Kata benda αγαπαω - AGAPAÔ dengan kata kerjanya
αγαπαν - AGAPAN, yang kita terjemahkan AGAPE, artinya kasih yang tanpa
perhitungan dan tanpa peduli orang macam apa yang dikasihinya. Seringkali disebut dengan
kasih yang walaupun.
Dalam Perjanjian Baru terdapat
empat kata yang apabila diterjemahkan berarti Kasih. Keempat kata itu
ialah Agape, Philia, Storge dan
eros.
Agape. Kata
agape menunjuk pada kasih yang sifatnya tulus. Tidak mengharapkan balas jasa.
Kasih yang tidak bersyarat. Kasih Agape adalah kasih yang rela
mengorbankan dirinya bagi orang yang dikasihi. Rasul Paulus
menjabarkan arti kasih agape ini dalam I
Korintus 13: 4-7 sebagai berikut, Kasih itu sabar, kasih itu murah
hati, ia tidak cemburu, ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong…” Karya
Kristus Yesus merupakan perwujudan dari kasih agape ini.
Philia adalah kasih persahabatan atau kasih persaudaraan. Kasih ini
terbatas pada hubungan sahabat dan sifatnya bersyarat, yaitu akan mengasihi
apabila dikasihi, menghormati apabila dihormati.
Storge adalah kasih yang timbul karena adanya ikatan keluarga.
Misalnya seorang anak kepada orangtua; kakak kepada adik dan sebagainya. Kasih
ini terbatas pada lingkungan keluarga. Sehingga bersifat eksklusif (tertutup
untuk kalangan sendiri) dan menutup kemungkinan untuk mengasihi anggota
kelompok yang lain.
Eros adalah kasih yang bersumber pada daya tarik seksual kepada
jenis kelamin lain. Jadi kasih eros lebih cenderung kepada nafsu syahwat.
Puncak dari kasih eros ini adalah hubungan seksual antara lelaki dan wanita
dalam ikatan pernikahan. pada prinsipnya kasih eros ini baik. Sebab Allah
sendiri yang memberikannya. Eros bukan sesuatu yang najis. Tetapi kasih
eros dapat menjadi sumber dosa apabila dilepaskan dari prinsip-prinsip iman
kepada Alah.
Komentar
Posting Komentar